Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Rumah Kreatif Gelar Pelatihan Foto Produk

  16 Juli 2020

Banyuwangi - Staf Rumah Kreatif Banyuwangi melatih foto produk menggunakan smartphone kepada sejumlah pelaku usaha mikro yang berkolaborasi bersama Asosiasi Aksesoris, Kerajinan, Kaos, Kuliner, Batik Banyuwangi (Akrab), Kamis, 16 Juli 2020. Pelatihan pagi itu secara langsung diampu oleh Fathurrahman dan dilaksanakan secara reguler dengan mengikuti aturan protokol kesehatan.

Fathurrahman menjelaskan, tantangan saat mengisi pelatihan foto produk kepada para pelaku usaha adalah membahasakan bahasa-bahasa fotografi yang sesuai pakem kepada para peserta dengan bahasa yang mudah difahami. Seperti komposisi foto, aspek rasio foto, dan bahasa fotografi lainnya.

"Tapi saat memasuki praktek, banyak peserta langsung memahami dan mengaplikasikan langsung. Hanya butuh mengkreasikan ornamen fotonya saja sesuai selera peserta masing-masing," kata Fathur saat dimintai keterangan.

Beberapa penunjang telah difasilitasi oleh tim rumah kreatif. Dari latar belakang hingga lampu pencahayaan foto. "Tinggal kita instruksikan untuk ornamennya membawa sendiri-sendiri sesuai dengan tema produk masing-masing. Supaya lebih mudah !" jelasnya.

Bendahara Umum Asosiasi Aksesoris, Kerajinan, Kaos, Kuliner, Batik Banyuwangi (Akrab) Hj. Nur Fitriyah menjelaskan, kepengurusan akrab periode sekarang mengusung program kerja dengan kemasan 'Akrab Munggah Pangkat'. Dimana visi besar itu sangat kental dengan kenaikan program SDM pengurus dan anggota.

"Salah satunya kita memberikan pelatihan foto produk dengan kolaborasi bersama teman-teman Rumah Kreatif Banyuwangi, yang memang memiliki spesifikasi soal foto produk dan pelayanan lainnya kepada para pelaku usaha. Kita pun akan membuat katalog berbagai produk usaha mikro di Banyuwangi, yang nantinya akan memberikan informasi akurat kepada pemerintah ataupun stakeholder lainnya," ungkap Fitriyah.

"Teknisnya peserta yang sudah konfirmasi akan diundanghadirkan secara bertahap. Agar saat pelaksanaan tidak menimbulkan kerumunan orang banyak. Pelaksanaan pelatihan berlangsung sesuai dengan aturan protokol kesehatan," sambung Fitriyah menutup penjelasannya.

Salah satu peserta, Luluk Nurdiana menilai pelatihan foto produk menggunakan smartphone tersebut sangat penting sekali untuk para pelaku usaha. Pasalnya, foto produk elegan mampu meningkatkan trafic pemasaran, yang pada hilirnya menaikkan omzet penjualan.

"Selama ini foto produk dilakukan tanpa ada fondasi keilmuan. Setelah pelatihan, banyak ilmu baru seperti pencahayaan foto dan komposisinya dengan penambahan ornamen-ornamen pendukungnya. Seingga lebih percaa diri memasarkan produk dengan hasil foto karya sendiri," kata Luluk.

Secara terpisah, pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie menjelaskan, pelatihan foto produk di era digital sekarang memang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Foto produk yang baik dan elegan pastinya akan meningkatkan nial jual produk saat promosi.

"Foto promosi tersebut dapat dimanfaatkan dalam promo harian di platform sosial media masing-masing. Sehingga mereka tetap terus bertahan di tengah pandemi melalui penjualan secara online," kata Nanin sapaan karibnya. (M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )