Pemkab Banyuwangi Menerima Ratusan Ribu Masker dari Pelaku Usaha Daerah

  28 April 2020

Banyuwangi - Hari ini, Selasa, 28 April 2020, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi menerima seratusan ribu masker dari sejumlah pelaku usaha daerah yang tersear di 25 kecamatan. Serah terima itu dilangsungkan di posko gugus tugas penanganan Covid-19 Banyuwangi bertepat di Jl Ahmad Yani, Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi.

Secara khusus, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan apresiasi penuh atas dedikasi pelaku usaha dan penjahit kampung. "Kita telah menerima 130.000 masker dari satu juta masker yang telah dipesan secara keseluruhan. Kemudian kita akan salurkan kepada seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran korona. Di tahap awal kita salurkan 500.000 masker, sebagian lainnya di tahap berikutnya," kata Anas.

Dia meminta kepada seluruh Satgas penanganan covid-19 agar lebih intens dalam pendataan pemasukan logistik ataupun pengeluaran bantuan lainnya yang sudah tersalurkan. "Agar penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat disalurkan tepat sasaran," kata Anas.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie menjelaskan, kepada para pelaku usaha mikro daerah Pemkab order satu juta masker untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Seluruhnya (pelaku usaha mikro) kita libatkan di masing-masing kecamatan. Begitu juga mereka yang telah menjadi binaan di masing-masing asosiasi," jelas Nanin.

Pesanan satu juta masker ini diharapkan menjadi angin segar para pelaku usaha mikro di tengah pagebluk. Wabah ini, lanjut Nanin, tidak hanya menginfeksi kesehatan. Lebih jauh, korona ini mampu melumpuhkan aktivitas usaha masyarakat.

"Tetap taati imbauan pemerintah dengan tidak keluar rumah, hindari kerumunan ! Ini untuk kebaikan bersama," pesan Nanin untuk masyarakat.

Ketua Asosiasi Aksesoris, Kerajinan, Kaos, Kuliner, Batik (Akrab) Banyuwangi Syamsudin membawahi 300 lebih pelaku usaha jahit kampung untuk mengerjakan pesanan masker-masker itu. Sebelumnya, sudah ada penjelasan standart bahan dan teknis pembuatan dari tim medis kabupaten.

"Alhamdulillah berkat dedikasi teman-teman, masker-masker inibisa tergarap dengan baik sesuai dengan harapan meski dikerjakan dalam waktu yang tidak panjang," ungkap Syamsudin.

Dia pun mengaku, sejak pagebluk melanda tidak hanya memberikan kekhawatiran kondisi kesehatan tubuh dirinya dan keluarga, virus asal Wuhan, China ini pun membikin usaha masyarakat kelimpungan. Omzet berbagai sektor usaha terjun bebas, karena aktvitas bisnis yang dijalankan selama ini berkaitan erat dengan kunjungan wisatawan domestik dan asing.

"Tidak sedikit teman-teman banting setir yang awalnya dari pelaku usaha kuliner, kini tak sedikit menjadi produsen masker. Sebab hari ini masker kini digandrungi masyarakat sebagai pelindung persebaran virus," aku Syamsudin.

Kepuasan pengerjaan masker juga dirasakan oleh Atik pelaku usaha asal Sempu. Atik sendiri sebelumnya bergelut di produksi aneka jajanan tradisional, seperti carangmas, opak, dan sagon rasa-rasa.

"Beruntung ada program pembuatan masker dari Pemkab. Sehingga masih ada pemasukan untuk menutupi kebutuhan keluarga dan operasional usaha. Tentu, program ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga khususnya, di tengah suasana sulit seperti sekarang," jelas Atik.

"Terimakasih kepada seluruh pelaku usaha mikro daerah yang sudah kerja keras gotong-royong di situasi sulit seperti ini. Penyebaran masker-masker bisa dilakukan mulai esok di masing-masing kecamatan secara berkala," ungkap Anas menutup arahannya pagi itu.

Kesempatan itu Anas juga didampingi langsung oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie; Kajari Banyuwangi Mohamad Mikroj; Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin; serta Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto.(M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )