Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Terus Lakukan Pengawasan Rokok Ilegal di Pasaran

  13 Oktober 2020

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan terus berupaya melakukan pengawasan sebaran rokok ilegal di pasaran. Maka itu selain pengawasan, pemerintah juga akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan toko penjual rokok eceran ilegal.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie menegaskan, rokok yang tak bercukai bisa menyebabkan kerugian bagi pemerintah dan pendapatan pajak terhadap negara.

"Tentunya kita bersinergi dengan Bea Cukai Banyuwangi serta masyarakat dalam melakukan kampanye stop rokok ilegal. Secara keseluruhan akan kita atur jadwal titik-titik kawasan dan regulasinya dalam melaksanakan pengawasan dan pembinaan," kata Nanin saat dimintai keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.

Langkah ini, lanjut dia, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat atas konsekuensi pelanggaran penggunaan barang tanpa dokumen. "Kita akan beri sanksi tegas jika terdapat temuan di lapangan sesuai dengan peraturan Undang-Undang yang berlaku. Semoga Banyuwangi bebas dari rokok ilegal," harap Nanin.

Kepala Bidang Perdagangan Suminten menambahkan, tim saat pelaksanaan pengawasan dan pembinaan terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja; Bagian Perekonomian, Setda Banyuwangi; serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Pratama Banyuwangi.

"Sasaran dalam pembinaan itu diantaranya pelaku usaha pertokoan rokok eceran dan pasar. Secara reguler akan ditugaskan di setiap 25 kecamatan," kata Suminten.

"Dibantu pula dengan camat untuk memetakan titik rawan sebaran barang ilegal. Jika ditemukan barang tanpa dokumen itu segera akan kami musnahkan. Tim pengawas pun akan menyertakan berita acara perampasan," sambung Suminten menutup keterangannya. (M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )