Optimalkan Produk Lokal Saat Pandemi, Sejumlah Remaja Kelurahan Pakis Studi Bersama di Rumah Kreatif

  06 Oktober 2020

Banyuwangi - Di era tatanan normal baru seperti yang dialami sampai saat ini, menuntut seluruh lapisan masyarakat untuk memulai dengan aktvitas dan strategi cara baru. Misalnya dalam pemanfaatan seluruh potensi produk lokal masyarakat di masing-masing daerah.

Hal pembuka yang disampaikan oleh M. Syukron Maulidani remaja yang saat ini menjadi Ketua Karang Taruna Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, saat dimintai keterangan di Kantor Rumah Kreatif Banyuwangi, Selasa, 06 Oktober 2020.

Pagi itu, remaja usia 22 tahun tersebut memboyong sejumlah pengurusnya dan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pakis untuk diskusi bersama teknik penggalian dan pengembangan potensi produk lokal agar terus berdaya saing. Secara langsung kehadiran mereka diterima oleh Staf Rumah Kreatif Banyuwangi Fathurrachman.

Menurut Syukron selama ini ada banyak potensi produk usaha mikro yang butuh dioptimalkan kembali di daerahnya. Mulai dari kemasan produk, manajemen pengelolaan, hingga pada aspek pemasaran dengan pemanfaatan teknologi infomasi.

"Kita semua bersama sedang mencari informasi berkaitan yang selama ini tim Rumah Kreatif kerjakan. Agar nantinya kita bisa lebih bijak menjadi fasilitator masyarakat dalam pengembangan produk usaha lokal kita," kata Syurkron.

"Ada banyak produk. Diantaranya; jajanan kripik mangrove, bubuk sambal kering, rempeyek dan masih ada banyak potensi produk usaha yang bisa dihasilkan dari areal pantai kita. Selama ini karena kesibukan masing-masing, masyarakat minim informasi. Karenanya kami semua yang akan menjadi promotor fasilitator mereka ke depan, apalagi di tengah kondisi yang tidak mudah seperti sekarang," sambung Syukron menutup penjelasannya.

Senada hal itu, Nur Hasanah yang menjadi pendamping remaja Karang Taruna dan sekaligus pengurus TP PKK Kelurahan Pakis menjelaskan, selama ini ada banyak program kepemudaan yang telah dikerjakan dapat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tiap pekan, terdapat pelaksanaan program kerja bakti kebersihan lingkungan.  "Remaja memilah sampah yang dikumpulkan untuk diolah. Dari Rumah Kreatif menjadi start inspirasi pengelolaan sampah dengan menjadikan produk kreatif yang memiliki nilai tambah untuk perekonomian masyarakat," kata Nur Hasanah dengan penuh harap kegiatan pagi ini memberikan kontribusi kepada masyarakat lokal.

Ada juga kegiatan mereka yang berbasis bidang keagamaan. "Tiap pekan mereka berkomitmen untuk intensif mempelajari ayat-ayat suci al-Qur'an," kata Nur.

Dalam forum diskusinya, Fathurrachman menjelaskan tiga pelatihan utama yang dikerjakan oleh Rumah Kreatif Banyuwangi. Mulai pelatihan desain kemasan, foto produk, hingga pemasaran secara online melalui platform sosial media dan lainnya.

"Untuk tampil dan berhasil memikat di pasar digital, tentu ada banyak tahapan yang perlu dipenuhi. Kemasan yang modern, foto produk yang elegan, dan kepercayaan konsumen atas produk yang dipasarkan. Monggo pasca ini kita bisa belajar bersama lebih dalam di Rumah Kreatif Banyuwangi," ungkap Fathur - sapaan karibnya.

Dalam kesempatan terpisah, pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Hj. RR. Nanin Oktaviantie memberikan apresiasi penuh kepada segenap remaja Kelurahan pakis yang melakukan studi bersama pagi itu.

"Hal ini membuktikan mereka memiliki semangat dan kemauan yang tinggi untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan potensi produk lokal yang mereka miliki. Mudah-mudahhan gerakan ini menjadi sinyal penyalur kegiatan positif kepada anak-anak muda Banyuwangi lainnya," kata Nanin.

Di penghujung kegiatan studi bersama tersebut, secara langsung sejumlah pemuda diajak meninjau lebih dekat aktivitas pelayanan Rumah Kreatif. Pun terlihat puluhan remaja meninjau aneka kemasan produk unggulan Banyuwangi yang telah dihasilkan. (M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )