Langkah Taktis Majukan Usaha Mikro Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi - Masifnya Kabupaten Banyuwangi di bawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas dalam menorehkan penghargaan nasional maupun internasional, mengundang decak kagum beberapa sektoral pemerintah untuk terlibat kerja sama untuk kesuksesan nawacita Presiden Jokowidodo.

Sehingga beberapa waktu lalu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Banyuwangi Alief Rachman Kartiono diundang paparan potensi daerah dalam acara IKKON (Inovatif, Kreatif, melalui Kolaborasi Nusantara) yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), di Hotel Ariya Duta, Jakarta. Kamis (08/06/2017).  Momentum acara penyampaian potensi daerah tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Bekraf Ricky Josep Pesik beserta jajarannya dan ratusan delegasi calon pendamping yang akan diturunkan oleh Bekraf di masing-masing daerah.

Alief menyampaikan beberapa potensi pariwisata yang telah diakui di tingkat nasional sampai internasional. Mulai; destinasi pariwisata, kerajinan tangan, seni budaya, pertanian, dan potensi-potensi yang berkaitan lainnya. Misalnya ia sampaikan penghargaan dari Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations World Tourism Organization/UNWTO) yang memberikan penghargaan  dalam 12th UNWTO Awards Forum di Madrid, Spanyol, Januari 2016.

Karena kehadiran pendamping-pendamping yang diinisiasi oleh Bekraf sebagai konselling dalam signifikansi peningkatan potensi dan ekonomi daerah.

“Dua belas orang pendamping dari Bekraf akan memberikan konseling secara langsung bagi pelaku usaha mikro demi kemajuan design, pelayanan, dan motivasi mereka untuk meningkat jauh lebih baik. Ini adalah langkah taktis yang sangat baik untuk meningkatkan kemajuan usaha mikro,” ujar Alief saat jumpa pers di ruang kerjanya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Banyuwangi. Selasa (13/06/2017).

Alief meyakinkan dengan adanya program pendamping ini mendorong perbaikan di segela aspek Usaha Mikro yang ada di daerah. Karena para pendamping ini memiliki keahlian dalam bidangnya tersendiri. Baik dalam bidang; design, fotografer, video grafer, dan lain-lain sebagai faktor pendukung lainnya.

“Saya harap dengan ini, khususnya branding usaha mikro yang ada di Kabupaten Banyuwangi menjadi lebih baik dan terus mengalami peningkatan,” harap Alief.

Tidak semua daerah mendapatkan perbantuan konselling dalam program dari Bekraf ini. Diantaranya ada 4 kabupaten dan 1 kota. Diantaraya; Banyuwangi, Banjarmasin, Bojonegoro, Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Toraja Utara.(M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )