Inspirasi Bisnis Kerajinan Pedang Rizal dari Hobi Tonton Anime Gintama

  03 Desember 2021

Banyuwangi - Memakan waktu lebih satu jam setengah perjalanan dari jantung kota Banyuwangi, pembaca akan ditujukan di kediaman Muhammad Rizal Said pelaku bisnis kerajinan pedang samurai. Pemuda usia 26 tahun tersebut tinggal di Dusun Sumberurip, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.

Saat dimintai keterangan, Rizal - sapaan karibnya membuka, jika bisnisnya berawal dari hobi menonton Anime Gintama. Ilustrasi cerita yang mengikuti kehidupan dari sudut pandang samurai Gintoki Sakata. "Selain saya suka mengikuti cerita anime itu, juga sedikit saya meniru-niru pembuatan karakter pedang-pedangnya," kata Rizal yang bersemangat.

Guru-gurunya saat di SMK tepat dirinya duduk di bangku tingkat 2, memerintahkan murid-muridnya membuat aneka kerajinan. Serempak seluruh murid membuat kerajinan yang memanfaatkan ketersediaan potensi bahan-baku di rumah masing-masing .Termasuk Rizal membuat kerajinan pedang dengan memanfaatkan limbah kayu jati dari meubel sekitar rumahnya. 

"Dilanjutkan hasil kerajinan pedang tersebut diamankannya. Selang beberapa waktu tersirat angannya memasarkan satu buah kerajinan pedang itu dipasarkan lewat 'Tokopedia'. Yang berujung ada feedback dari calon pembeli, 'Apa kerajinan pedangnya itu ready stock?', tulisnya. Selang beberapa menit langsung order dan transfer sesuai harga patok waktu itu Rp 90ribu," kata Rizal.

Titik itu yang membuatnya semakin bersemangat menghasilkan karya-karya kerajinan pedang dengan berbagai karakter. Dengan tanpa berpikir ribet langsung dipasarkan melalui toko online pribadinya yang bisa ditemukan di 'Shopee' bernama 'Cacaekshop'. 

"Pengiriman pertama sempat bingung dengan teknik pengirimannya seperti apa. Saya begitu ingat orderannya sangat tidak aman, sebab hanya berbalut dengan plaster. Bersyukur sesampai di pembeli barang aman dan tidak ada komplain. Dan terus berlanjut pada orderan-orderan lainnya. Semua berawal di tahun 2017," ujarnya,

Dia mengaku bisnisnya juga mengalami dampak pandemi di awal-awal virus asal Wuhan ini menyeruak. Rizal menguatkan  dirinya dengan data hampir seluruh sektor bisnis juga mengalami penurunan omzet penjualan. 

"Bersyukur akibat ini tidak berkepanjangan. Disusul dengan permintaan dari Papua, Kalimantan, dan daerah lainnya. Paling sering kita melayani orderan di wilayah Jawa Barat dan Jakarta. Semuanya digunakan pajangan rumah utamanya di ruang tamu, bisa menambah elegan interiornya," cetusnya.

Kini usaha kerajinan itu dibantu oleh lebih kurang tujuh orang pemuda-pemuda desanya. Rizal memilahnya dalam berbagai devisi. Misalnya dalam penanganan packing pengiriman bahkan pada saat penanganan produksi dari awal. "Pengemasan barangnya ini termasuk sulit mas, jika salah penanganan bisa rusak, terutama sering patah," dia menegaskan.

Saat bertandang di tempat usahanya mereka (pemuda-pemuda) semua terlihat sibuk pada penanganan bidangnya masing-masing. Pembeli dapat menyaksikan langsung 22 jenis pedang dan 9 jenis tatakan pedang yang dihasilkan dari sentuhan kreativitas tangan-tangan pemuda desa asal Siliragung itu.

"Tiap minggu kita mampu produksi 40 biji kerajinan pedang dengan harga jual Rp 210ribu hingga Rp 360ribu. Nilai omzet pada hasil pendapatan di kisaran nominal Rp 30juta. Kita menikmati semua proses bisnis ini berjalan dan berkembang," cetus Rizal menutup keterangannya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie menyampaikan, Pemkab Banyuwangi melalui dinas terkait akan terus mendukung tumbuh kembang seluruh pelaku usaha di Banyuwangi. Termasuk pelaku usaha baru yang dirintis oleh para pemuda-pemuda kreatif.

"Kita akan maksimalisasi melakukan program-program pendampingan dari berbagai skema. Mulai dari pendampingan 'Teman Usaha Rakyat' atau secara langsung berhubungan tim 'Rumah Kreatif Banyuwangi'. Bahkan kita juga upayakan dalam hal skema permodalan melalui stakeholder," kata Nanin saat dimintai keterangan, Jum'at, 03 Desember 2021. (M. Sholeh Kurniawan) 

 

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )