70 Ribu Lebih Pemohon BPUM Banyuwangi Diusulkan, Bupati Anas: Pelaku Usaha Harus Bangkit!

  15 Oktober 2020

Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta kepada pelaku usaha mikro untuk berusaha bangkit dan tetap kerja keras di tengah pandemi Covid-19. Dia percaya kondisi akan segera pulih dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Bupati Anas saat menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pelaku usaha mikro mulai dari toko kelontong, jasa laundry, dan usaha rumahan lainnya.

"Tidak hanya daerah, berbagai penjuru dunia pun lumpuh akibat pukulan wabah Covid-19. Keadaan ekonomi sekarang juga tidak gampang. Sebelum korona mewabah, ada banyak kunjungan tamu dari luar daerah ke Banyuwangi. Semua sektor bergerak naik signifikan. Tapi sekarang, kondisinya penuh tantangan," katanya saat sambutan dan arahannya, Kamis, 15 Oktober 2020.

Kepada sejumlah pelaku usaha, Anas meminta agar tetap semangat dan jangan sampai menyerah. "Saya meminta harus bangkit. Manfaatkan sebaik mungkin dana bantuan produktif yang telah tersalurkan untuk aktifitas usaha bapak dan ibu sekalian ! Seluruhnya para pelaku usaha mikro harus bangkit dan tidak boleh menyerah !" tuturnya.

Banyuwangi sendiri telah mengusulkan 70 ribu lebih pemohon untuk mendapatkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM). Hingga kini, realisasi dan validasi data penyaluran bantuan masih terus berjalan.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Hj. RR. Nanin Oktaviantie mengatakan, pemerintah kabupaten akan terus mengusulkan warganya agar menerima bantuan produktif sejumlah Rp 2,4 juta. Pembukaan jatah tahap lanjutan ini dilaksanakan sampai 25 November 2020.

"Silahkan dilengkapai persyaratan berkasnya. Dan seluruh berkas dapat dikumpulkan di masing-masing kantor kecamatan pemohon tinggal. Serta pastikan pula terdaftar secara online terlebih dahulu," kata Nanin saat dimintai keterangan. 

Pinca BRI Cabang Banyuwangi, M. Riamid Busroh menyebutkan 5197 jumlah data penerima di seluruh unit kerja BRI se-wilayah kerja KC BRI Banyuwangi. Sementara yang sudah dicairkan sebanyak 3512 rekening pemohon.

"Sisanya yang masih belum dicairkan, dalam on progres. Tiap hari terus berjalan. BPUM sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk menggerakkan perekonomian nasional. Dan BRI sejak dulu hadir concern di sektor UMKM," jelas Riamid.

Agenda pagi itu, Bupati Anas juga meninjau langsung aktivitas usaha sejumlah pelaku usaha sekitar. Terlihat dirinya turut mempromosikan hasil olahan rempeyek masyarakat setempat di dalam video berdurasi 54 detik.

Farida pemilik usaha Rempeyek mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan presiden tersebut. Pasalnya, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan tambahan untuk menggoreng rempeyek.

"Alhamdulillah, dana sebesar 2,4 juta ini bisa digunakan membeli kompor. Rempeyek buatan kami sudah sampai di Sumatera, Kalimantan, Papua, bahkan Autralia. Alhamdulillah," jelas pengusaha yang tinggal di Jl. Kerinci, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi.

Sekedar diketahui pendaftaran dan pengisian formulir secara online dapat diakses di link: (bit.ly/daftar_bpum). Formulir digital tersebut dapat diakses oleh masyarakat 24 jam untuk memudahkan pemohon serta melipat jarak dan waktu. (M. Sholeh Kurniawan)

Find Us ( Diskop Usaha Mikro )
Find Us ( Banyuwangi_Mall )